sistem Operasi

1.)

Sistem operasi

Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.

2.)

Windows Vista

Pengembang: Microsoft Corporation
Versi terakhir: 6,0 (Build 6000) / 30 Januari 2007
Sistem operasi: Windows
Jenis: Sistem Operasi
Lisensi: Microsoft EULA
Situs web: Windows Vista

Windows Vista adalah nama dari versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.

Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.

3.)

Linux, Sebuah Alternatif

(Suara Merdeka Minggu – Suplemen Teknologi Informasi 6 Mei 2005)
Meskipun sebagian masyarakat saat ini lebih mengenal Microsoft Windows sebagai satu-satunya program yang tampil pada saat komputer dihidupkan, sistem operasi lainnya, Linux, terus membayang-bayangi untuk merebut hati pengguna. Linux hanyalah salah satu sistem operasi yang dipakai dalam dunia komputer, selain Mac OS (Sistem operasi untuk komputer Macintosh/Apple), Sun Solaris, dan beberapa sistem operasi lain dengan kepentingan terbatas. Pada daftar CDROM yang ada di counter-counter penjualan dan persewaan CD, berbagai versi Microsoft Windows tidak lagi menjadi satu-satunya jenis yang ditampilkan. Ada beberapa nama varian Linux seperti Linux RedHat, Linux Fedora, Linux Suse, Linux Mandrake, Linux Debian, dan masih banyak lagi, menghiasi daftar CDROM yang disewakan atau dijual. Begitu pula dengan beberapa toko komputer di Jakarta, Yogyakarta, dan juga Semarang, yang saat ini lebih suka menawarkan instalasi Linux kepada pembelinya, dibandingkan Windows. Hal ini dikarenakan adanya Undang-Undang Hak Cipta yang sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh aparat keamanan bekerja sama dengan aliansi perusahaan software, BSA (Business Software Alliance).
Berbeda dengan Microsoft Windows yang jika disewakan atau dijual dalam bentuk copy akan menjadi ilegal, Linux dapat secara bebas dimiliki dalam bentuk apapun. Pengguna tidak perlu khawatir dituduh pembajak meskipun Linux yang terinstal di dalam komputer diperoleh dari penggandaan CD. Lisensi yang ada di dalam setiap instalasi varian Linux yang telah disebutkan di atas, menyatakan bahwa pengguna dapat menggandakan, mengubah/mengembangkan, maupun mendistribusikan secara bebas. Namun hak cipta Linux tetap ada pada sang penciptanya, Linus Benedict Trovalds. Pembuatan Linux semula berawal dari hobby Linus yang saat itu masih menjadi mahasiswa di universitas Helsinki, Finlandia. Linus menemui halangan karena tidak adanya sistem operasi yang dapat memuaskan hobbynya. Ia mempunyai kesimpulan bahwa sistem operasi yang ada terdapat kekurangan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dari para profesional. Sistem operasi DOS dan UNIX harganya sangat mahal dan tidak terjangkau oleh mahasiswa sepertinya. Sedangkan MINIX (Mini Unix) yang dibuat oleh seorang profesor dari Belanda, Andrew S. Tanenbaum, merupakan sistem operasi yang bagus namun masih terlalu sederhana dan hanya digunakan sebagai salah satu alat mengajar di dunia pendidikan. Bila digunakan untuk dunia industri, MINIX masih memiliki banyak kekurangannya.
Setelah beberapa waktu mengembangkan sistem operasi baru tersebut, Linus mulai mempublikasikan Linux untuk pertama kalinya pada bulan Agustus 1991 di newsgroups comp.os.minix. Linux disambut dengan antusias sekali oleh orang-orang yang mengikuti newsgroup tersebut. Mereka, dari yang sudah ahli hingga pelajar, ikut memberikan ide dan perbaikan terhadap Linux. Dari sinilah cikal bakal Linux menjadi sebuah sistem operasi yang bekembang pesat sampai sekarang ini. Namun sebetulnya, Linux hanya sebuah inti dari sistem operasi atau kernel, yang masih perlu dikemas lagi dalam bentuk paket distribusi (distro). Perkembangan Linux dapat dilihat dari banyaknya distro yang mengambil Linux sebagai basis sistem operasinya. Contohnya Linux RedHat, Linux Fedora, Linux Suse, Linux Mandrake, Linux Debian, dan masih banyak lagi. Di dalam setiap distro biasanya sudah menyertakan berbagai program perkantoran, multimedia, desain grafis, permainan, internet, pemrograman, bahkan sampai dengan program bantu untuk server.

Bukan Sistem Operasi yang Sulit
Dengan berbagai kelengkapan software yang ada, ternyata masih banyak masyarakat yang ragu menggunakan sistem operasi ini. Kekhawatiran yang umumnya menjadi alasan adalah kesulitan dalam mengoperasikan Linux dan kompatibilitas dengan dokumen-dokumen yang sudah terlanjur dibuat dengan program berbasis Windows. Alasan yang pertama seringkali sudah terlanjur melekat dalam kesan pengguna komputer, apalagi jika mereka mengikuti sejarah Linux yang awalnya berbasis teks seperti DOS pada permulaan berdirinya Microsoft. Namun sejak adanya X-Window yang mirip dengan tampilan Microsoft Windows, kekhawatiran tersebut sepertinya dapat dieliminasi. Pengguna hanya perlu menggunakan mouse dan memilih daftar menu yang sudah dikelompokkan. Selanjutnya memilih program yang akan digunakan. Pada gambar di bawah ini menunjukkan kelompok menu yang ada dan program kalkulator berada di dalam kelompok menu asesoris (accesories).
Untuk memainkan berbagai jenis permainan, pengguna dapat mencarinya dalam kelompok Games. Apabila mempunyai hobby musik atau film, program tersebut dapat ditemukan dalam kelompok menu Sound & Video. Sedangkan program perkantoran seperti Microsoft Office dapat ditemukan dalam kelompok menu Office. Aplikasi perkantoran yang umumnya langsung terinstal dalam Linux adalah OpenOffice. Dibuat oleh saingan berat Microsoft, Sun Microsystem, untuk kalangan open-source dan didistribusikan secara gratis. Meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda, OpenOffice mendukung kompatibilitas dokumen yang dibuat dengan Microsoft Office. Terdiri dari program pengetikan atau pengolah kata (OpenOffice Writer), spreadsheet (OpenOffice Calc), dan presentasi (OpenOffice Impress).
Apabila dokumen kantor sudah terlanjur dibuat dengan Microsoft Word, maka dokumen tersebut tetap dapat dibuka dan dirubah dengan OpenOffice Writer. Begitu pula dengan dokumen yang dibuat dengan Microsoft Excel, dapat dimodifikasi dengan OpenOffice Calc. Sedangkan dokumen presentasi yang dibuat dengan Microsoft PowerPoint dapat dimodifikasi dan dijalankan dengan menggunakan OpenOffice Impress. Selain itu, tampilan OpenOffice mirip dengan Microsoft Office sehingga pengguna yang beralih dari Microsoft Office tidak terlalu asing dengan lingkungan kerja OpenOffice. Pimpinan dan karyawan instansi atau perusahaan yang memanfaatkan komputer sebagai sarana dokumentasi tidak perlu khawatir dengan pemanfaatan Linux untuk kepentingan kantornya. Selain kompatibel dan mirip, program ini dapat diperoleh gratis namun tetap legal. Dengan begitu kita akan menghemat pengeluaran dalam pembelian software. Namun siapkan instansi pemerintah kita menjadi pelopor seperti halnya yang dilakukan oleh pemerintah Jerman dan China?

Program-Program Berbasis Linux
Bagi pengguna komputer yang telah mengenal Linux, tentunya pertanyaan yang muncul bukan lagi persoalan kemudahan operasional tetapi lebih pada permasalahan variasi software yang berjalan dengan sistem operasi Linux. Meskipun saat ini sudah banyak software berbasis Linux yang dibuat untuk aplikasi perkantoran, multimedia dan server, pada kenyataannya belum banyak program terkenal yang dibuat untuk sistem operasi Linux. Sebagai contoh adalah program sejenis AutoCAD, 3Ds Max, atau Macromedia Flash. Namun banyak software sejenis yang dibuat oleh perusahaan kecil ataupun pribadi yang dapat di-download secara gratis maupun versi percobaan. Meskipun tidak sehebat software yang terkenal namun beberapa diantaranya mampu mendekati kehebatannya. Seperti halnya The Gimp yang mirip dengan software Adobe Photoshop, dimana kemampuannya dalam mengolah gambar tidak dapat dipandang sebelah mata. Bahkan format dokumen Adobe Photoshop juga dapat dikenali oleh program ini. Selain itu, terdapat program MoonLight dan Blender yang dapat membuat obyek 3 dimensi tak bergerak maupun animasi obyek 3 dimensi, seperti halnya AutoCAD dan 3Ds Max. Dan masih banyak lagi software berbasis Linux dengan kepentingan berbeda, yang saat ini masih dalam proses pengembangan. Beberapa software tersebut dapat di-download melalui situs http://linux.tucows.com, http://sourceforge.net, http://sf.net, http://freshmeat.net, atau http://www.gnu.org/software.
Namun jika ternyata Anda termasuk penggemar fanatik software tertentu berbasis Windows namun ingin menjalankannya di atas sistem operasi Linux, program yang dikembangkan oleh CodeWeavers dan dinamakan dengan Wine dapat menjadi solusi. Wine merupakan program emulator yang membuat seakan-akan berada di lingkungan Windows. Dengan adanya program tersebut, Anda dapat menjalankan program berbasis Windows di lingkungan Linux. Meskipun tidak selalu berhasil, beberapa program terkenal seperti Macromedia Flash dan Microsoft Office dapat berjalan dengan mulus karena adanya Wine.

Keamanan dan Virus
Selain stabil alias jarang sekali mengalami hang (macet), kelebihan Linux juga meliputi keamanan data dan kekuatan dari serangan virus. Kemampuannya mengelola pengguna dalam jumlah banyak (multi-user) menjadikan setiap pengguna merasa aman. Masing-masing pengguna tidak dapat melihat dan mengakses dokumen milik pengguna lainnya selama tidak ada ijin dari pemilik dokumen. Beberapa alat bantu komunikasi jaringan komputer antar pengguna juga didesain seaman mungkin, sehingga bahaya pengintaian dapat dihindari. Terdapat proses pengacakan isi dokumen dalam setiap pengiriman data di jaringan komputer. Sehingga pengintai akan sulit mengetahui isi dari dokumen, meskipun mempunyai keahlian menyadap data sekalipun. Hal yang sama juga terjadi pada serangan virus. Meskipun ada beberapa virus yang dibuat untuk menyerang Linux, sampai saat ini belum ada virus yang dilaporkan mampu melumpuhkan dan membahayakan komputer berbasis Linux. Sistem dalam Linux terlindungi dari perubahan oleh virus yang dibawa oleh pengguna biasa.

Linux dalam CD
Jika Anda masih ragu untuk menginstal Linux di dalam komputer, terdapat alternatif yang aman untuk sekedar coba-coba dengan menggunakan Live-CD. Dengan adanya Live-CD, Anda hanya perlu memasukkan 1 (satu) CD yang berisi sistem operasi Linux siap pakai dan menjalankannya melalui CDROM Drive sebagai prioritas pertama saat komputer dihidupkan. Meskipun hanya berupa sebuah CD saja, paket-paket standar yang Anda butuhkan telah disediakan di dalamnya. Dengan begitu, Anda tetap dapat melihat-lihat serta merasakan kemampuan dan kemudahan Linux tanpa harus mengubah isi harddisk di dalam komputer. Live-CD yang cukup populer di kalangan pengguna Linux adalah Knoppix (berasal dari distro Debian) dan Mandrake Live (berasal dari distro Mandrake).

4.)

Linux: Sistem Operasi Masa Depan?

 

Kisah ini dimulai ketika seorang mahasiswa Computer Science (Ilmu Komputer) universitas Helsinski yang bernama Linus Torvalds ingin mengembangkan sistem operasi MINIX pada tahun 1991…

 

Pada saat itu sistem operasi MINIX diedarkan kepada mahasiswa di universitasnya sebagai prototipe sebuah sistem operasi. Dalam perkembangannya dia menyebarkan kode programnya melalui internet sehingga dapat dipelajari oleh orang lain, ini yang menyebabkan Linux berkembang dengan pesat karena dibuat oleh ribuan programer dan hacker yang tersebar di seluruh dunia.

 

Linux pertama kali dikembangkan untuk berjalan pada komputer berbasis Intel 386/486 tetapi kemudian dikembangkan juga untuk mesin-mesin yang lain hingga saat ini Linux dapat berjalan pada mesin-mesin DEC, Alpha, SUN Sparcs, M68000, MIPS serta PowerPC.

 

Saat ini Linux didistribusikan dibawah GNU — General Public License — yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya, tetapi orang lain dapat menyebarkan, memodifikasi bahkan menjual kembali program tersebut dengan syarat kode program yang asli harus tetap disertakan.

 

Sekarang, banyak sekali perusahaan yang mengeluarkan CD Linux, seperti RedHat, Debian, Slackware, Caldera, Stampede, TurboLinux dan lain-lain. CD Linux tersebut disebut dengan CD distribusi.

 

Sebenarnya yang disebut dengan Linux adalah sebuah kernel, yang merupakan bagian paling penting dari suatu sistem operasi, yang menangani I/O, pengaturan memori dan interaksi antara perangkat keras dengan aplikasi. Kernel Linux ini merupakan kernel standar yang digunakan oleh distribusi-distribusi yang ada sekarang ini.

 

Perbedaanyang ada antar distribusi hanyalah pada paket-paket aplikasi yang disertakan, sistem penyusunan direktori, init script, dan lain lain. Mana yang lebih baik? Semua sama baiknya, tergantung dari selera pemakai. Saat ini distribusi yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah RedHat yang terkenal dengan kemudahan dalam instalasinya.

 

Untuk melakukan instalasi dibutuhkan ruang hard disk antara 200 mega sampai 2 giga tergantung pada banyaknya software yang akan anda instal. Pada beberapa distribusi Linux anda bahkan dapat menginstal versi minimal dengan hanya menggunakan 80 mega hard disk ataupun dengan menggunakan sebuah disket dengan kapasitas 1,44 mega.

 

Linux juga dapat dijalankan dengan baik pada komputer yang sudah memiliki sistem operasi lain seperti MS-DOS, Microsoft Windows ataupun OS/2. Pada saat komputer dihidupkan, pemakai dapat memilih untuk menjalankan komputer tersebut dengan sistem operasi Linux atau sistem operasi lainnya. Sistem seperti ini dinamakan dual boot.

 

Tetapi bukan berarti anda membutuhkan MS-DOS, Windows atau sistem operasi lain untuk menjalankan Linux, linux adalah sistem operasi yang dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung pada sistem operasi yang lain.

 

Kendala yang dahulu dihadapi oleh pemakai Linux adalah kurangnya dukungan terhadap perangkat keras yang ada, namun pada saat ini Linux mengalami perkembangan yang sangat pesat dan semakin banyak perangkat keras yang didukung, dari segi penggunaan, Linux juga semakin user friendly sehingga ditengah-tengah maraknya sweeping yang dilakukan oleh Microsoft, Linux layak menjadi sebuah alternatif sistem operasi yang murah tetapi handal.

 

5.)

Windows

Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi komputer pribadi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik (graphical user interface).

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Leave a response and help improve reader response. All your responses matter, so say whatever you want. But please refrain from spamming and shameless plugs, as well as excessive use of vulgar language.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s