managemen Proyek SI

1.)

Proyek SI

Pengembangan Sumber Informasi

Komponen pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal merupakan salah satu komponen kegiatan PFI3P yang memiliki tujuan untuk meningkatkan akses petani terhadap informasi untuk menunjang kegiatan usahataninya. Ruang lingkup kegiatan ini adalah mengembangkan national farming website (website informasi pertanian di tingkat nasional) dan membangun pusat informasi pertanian lokal di tingkat kabupaten; serta menyediakan informasi pasar dan informasi teknologi pertanian dengan dukungan teknologi informasi yang dapat digunakan untuk memilih teknologi produksi yang paling menguntungkan, melihat usaha yang paling menguntungkan, memutuskan kapan dan dimana dapat menjual produksinya sekaligus sebagai sarana penyampaian informasi dan umpan balik dari petani ke pusat informasi.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam mendukung pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal selama lima tahun adalah : 1) Penyempurnaan sistem informasi pasar; 2) Pengembangan national farming website; dan 3) Pembangunan pusat informasi pertanian di kabupaten/dinas pertanian.

Penyempurnaan Sistem Informasi Pasar

Kegiatan penyempurnaan sistem informasi pasar dilaksanakan di Pusat Data dan Informasi Pertanian (PUSDATIN), Departemen Pertanian. Tahapan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

Melakukan kajian terhadap kegiatan penyempurnaan sistem informasi pasar yang dilaksanakan bersama-sama dengan konsultan proyek, termasuk kajian dalam peningkatan kapasitasnya maupun ruang lingkup isi sistem informasi pasar, dan rancangan aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan petani di lahan marjinal;
Melakukan pemantapan sistem informasi pasar, termasuk hardware dan memodifikasi software, serta penyusunan prosedur untuk pengoperasian sistem yang telah dikembangkan;
Melakukan pemantapan anggaran secara reguler ke dalam anggaran Deptan dalam pengoperasian sistem informasi pasar.
Pengembangan Website Pertanian Nasional
Pengembangan website pertanian nasional akan dilaksanakan dengan beberapa tahapan sebagai berikut:
Mempelajari website sejenis di negara lain;
Mengidentifikasi model yang dapat diaplikasikan untuk website Indonesia di lokasi PFI3P;
Merancang web dan hosting;
Melakukan pemutakhiran secara reguler dan melakukan pengembangan (expansion);
Melakukan kontak secara langsung dengan sektor swasta untuk berpartisipasi dalam website.
Pembangunan Pusat Informasi Pertanian di Tingkat Kabupaten
Pembangunan pusat informasi pertanian di kantor/instansi/lembaga pertanian kabupaten atau di kantor Bupati dilaksanakan di lokasi yang representatif, di mana kontak tani dapat akses dengan pusat informasi pertanian. Pusat informasi ini akan berfungsi sebagai one stop shop untuk pertukaran informasi di mana kontak tani dapat memperoleh informasi yang berguna dan sesuai dengan inovasi produksi dan pemasaran. Tahapan dari kegiatan ini meliputi:
Konsultan proyek bekerjasama dengan Pusat Data dan Informasi Pertanian (PUSDATIN) dan Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) dalam merancang model untuk pusat informasi dan isinya, termasuk identifikasi informasi-informasi yang berkaitan (informasi pasar dan informasi teknologi pertanian tepat guna);
Mengembangkan rencana untuk membangun pusat-pusat informasi di kabupaten;
Menyediakan hardware dan software untuk pembangunan pusat-pusat informasi pertanian;
Melatih tenaga pengelola jaringan yang dibentuk oleh Bupati untuk mengoperasikan pusat informasi pertanian (pelatihan dialaksanakan oleh konsultan);
Mengoperasionalkan pusat-pusat informasi dengan anggaran yang dialokasikan oleh bupati.
Kegiatan pengembangan sumber informasi pertanian nasional dan lokal akan dilaksanakan selama lima tahun anggaran, yaitu tahun 2003-2007.

2.)

KEMAMPUAN SEBUAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Pengetahuan tentang potensi kemampuan sistem informasi yang dikomputerisasi akan memungkinkan seorang manajer secara sistematis menganalisis masing-masing tugas organisasi dan menyesuaikannya dengan kemampuan komputer.

SIM secara khusus memiliki beberapa kemampuan teknis sesuai yang direncanakan baginya. Secara kolektif kemampuan ini menyangkal pernyataan bahwa komputer hanyalah mesin penjumlah atau kalkulator yang berkapasitas tinggi, sebenarnya komputer tidak dapat mengerjakan sesuatu ia hanya mengerjakan lebih cepat. Sistem informasi komputer dapat memiliki sejumlah kemampuan jauh diatas sistem non komputer. Dan kemampuan ini telah merevolusikan proses manajemen yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang telah ada. Beberapa kemampuan teknis terpenting dalam sistem komputer :

  • Pemrosesan data batch
  • Pemrosesan data tunggal
  • Pemrosesan on-line, real time
  • Komunikasi data dan switching pesan
  • Pemasukan data jarak jauh dan up date file
  • Pencarian records dan analisis
  • Pencarian file
  • Algoritme dan model keputusan
  • Otomatisasi kantor.

3.)
 

Kebijakan dan Perencanaan Proyek Sistem Informasi

Suatu sistem informasi dapat dikembangkan karena adanya kebijakan
dan perencanaan telebih dahulu. Tanpa adanya perencanaan sistem yang
baik, pengembangan sistem tidak akan dapat berjalan sesuai dengan yang
diharapkan. Tanpa adanya kebijakan pengembangan sistem oleh manajemen
puncak, maka pengembangan sistem tidak akan mendapat dukungan dari
manajemen puncak tersebut.
3.2.1. Kebijakan Sistem
Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh
manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih
kesempatan-kesempatan yang ada yang tidak dapat diraih oleh sistem yang
lama atau sistem lama mempunyai kelemahan (masalah)
3.2.2. Perencanaan Sistem
Perencanaan sistem menyangkut estimasi sumberdaya (kebutuhan-
kebutuhan fisik dan tenaga kerja) dan biaya. Perencanaan sistem terdiri dari :
perencanaan jangka pendek (periode 1–2 tahun) dan jangka panjang
(periode sampai 5 tahun).
Perencanaan sistem biasanya ditangani oleh staf perencanaan sistem,
departemen pengembangan sistem atau depertemen pengolahan data.
3.2.3. Proses Perencanaan Sistem
Proses perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam tiga proses
utama, yaitu :
1. Merencanakan proyek-proyek sistem
Tahapan proses perencanaan sistem yaitu :
Mengkaji tujuan, perencanaan strategi dan taktik perusahaan
Mengidentifikasi proyek-proyek sistem
Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem
Menetapkan kendala proyek-proyek sistem (mis. Batasan biaya, waktu,
umur ekonomis, peraturan yang berlaku)
Menetukan prioritas proyek-proyek sistem
Membuat laporan perencanaan sistem
Meminta persetujuan manajemen
1. Mempersiapkan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan
Persiapan ini meliputi :
Menunjuk team analis (dapat berasal dari departemen pengembangan
yang ada atau dari luar perusahaan (konsultan)
Mengumumkan proyek pengembangan sistem
1. Mendefinisikan proyek-proyek sistem yang dikembangkan
Melakukan studi untuk mencari alternatif pemecahan terbaik yang paling
layak untuk dikembangkan. Tahapan yang dilakukan yaitu :
Mengidentifikasi kembali ruang lingkup dan sasaran proyek sistem
Melakukan studi kelayakan
Menilai kelayakan proyek sistem
Membuat usulan proyek sistem
Meminta persetujuan manajemen
III_Manajemen Proyek Sistem Informasi
3.3. Perkiraan Proyek Sistem Informasi
Sekarang biaya merupakan elemen yang paling penting dan mahal dalam
pengembangan sistem berbasis komputer. Perkiraan biaya yang salah atau kurang tepat
dapat mengurangi keuntungan atau malah kerugian. Perkiraan biaya sistem informasi
dan usaha tidak dapat dihitung dengan tepat, karena banyak variabel (manusia, teknikal,
lingkungan) yang mempengaruhinya.
Untuk mencapai perkiraan biaya dan usah yang dapat diandalkan, digunakan
pilihan sebagai berikut :
Memperkirakan waktu yang paling lama dari pengerjaan proyek
Perkiraan berdasarkan pada proyek yang sama
Menggunakan teknik dekomposis
Menggunakan satu atau lebih model empiris
Memperkirakan waktu untuk menyelesaikan setiap kegiatan merupakan bagian
yang paling sulit, untuk itu butuh pengalaman dalam memperkirakan waktu yang
diperlukan. Penjadwalan tugas-tugas (kegiatan) dapat menggunakan :
1. Grafik Gantt
Merupakan suatu grafik dimana ditampilkan kotak-kotak yang mewakili setiap tugas
(kegiatan) dan panjang masing-masing setiap kotak menunjukkan panjang relatif
tugas-tugas yang dikerjakan.
2. Diagram PERT (Program Evaluation and Review Techniques)
Suatu program (proyek) diwakili dengan jaringan simpul dan tanda panah yang
kemudian dievaluasi untuk menentukan kegiatan-kegiatan terpenting, meningkatkan
jadwal yang diperlukan dan merevisi kemajuan-kemajuan saat proyek telah
dijalankan. Diagram PERT lebih baik dari Gantt, karena :
– Mudah mengidentifikasi tingkat prioritas
– Mudah mengidentifikasi jalur kritis dan kegiatan-kegiatan kritis
– Mudah menentukan waktu kendur
3. Penjadwalan proyek berbasis komputer
menggunakan PC untuk membuat jadwal proyek lebih praktis dan menguntungkan.
Contoh program penjadwalan yaitu Ms Project, Symantec’s Timeline dan Computer
Associates’ CA-Super Project.
III_Manajemen Proyek Sistem Informasi

Proses pengembangan sistem informasi (PL) dikembangkan oleh pelaku-pelaku
yang dapat dikatagorikan dalam 5 kelompok :
1. Manajer senior, yang bertugas mendefinisikan permasalahan-permasalahan bisnis
dan sangat berpengaruh pada proyek tersebut.
2. Manajer proyek (teknik), yang merencanakan, memotivasi, mengorganisasi dan
mengontrol orang-orang yang bekerja dalam proyek tersebut (praktisi).
3. Praktisi, adalah orang yang mempunyai kemampuan teknis yang dibutuhkan untuk
mendapatkan produk sistem informasi (program aplikasi).
4. Pelanggan, adalah orang yang membutuhkan sistem informasi (PL) tersebut.
5. Pengguna akhir, orang yang berinteraksi dengan sistem informasi (PL) yang
dikaitkan dengan penggunaan produk

4.)

Sistem Informasi Manajemen P2KP

         Kedudukan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam pelaksanaan P2KP menempati posisi yang signifikan dan strategis mengingat fungsi utamanya yang akan mengelola seluruh data/informasi perkembangan maupun hasil-hasil pelaksanaan kegiatan P2KP di lapangan. Melalui SIM P2KP diharapkan akan menjadi sarana yang efektif untuk memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan serta hasil kegiatan proyek P2KP secara keseluruhan. Pada akhirnya, akurasi data serta informasi yang dihasilkan dari SIM P2KP tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengambilan kebijakan dan keputusan stakeholders P2KP dalam rangka perbaikan dan upaya penyempurnaan kinerja proyek P2KP. Tingkat validitas dan realibilitas SIM P2KP sangat bergantung kepada penerapan manajemen data di semua tingkatan pelaku, oleh karena itu untuk menjamin agar pengelolaan manajemen data di semua tingkatan termonitor dengan baik berikut disajikan hasil-hasil pengendalian manajemen data yang dilakukan oleh Tim SIM Pusinfo.

Hospital Management System
Medinous Hospital Management System is powerful, flexible, easy to use and is designed and developed to deliver real conceivable benefits to hospitals and clinics. And more importantly it is backed by reliable and dependable Medinous support.Medinous Hospital Management System – HMS – Solution for Hospitals
This Hospital Management System is designed for multispeciality hospitals, to cover a wide range of hospital administration and management processes.It is an integrated end–to-end Hospital Management System that provides relevant information across the hospital to support effective decision making for patient care, hospital administration and critical financial accounting, in a seamless flow.
Registration
The Registration module is an integrated patient management system, which captures complete and relevant patient information. The system automates the patient administration functions to have better and efficient patient care process.
  • Patient Registration Details
  • Inpatient and Outpatient Registration
  • Medical Alerts Details
  • Appointment Scheduling (Patient / Doctor wise)
  • Doctor’s Schedule Summary
  • Doctors Daily Schedule List
  • Patient Visit History
  • Medical Record Movements
  • Appointments for Radiology tests and Operation Theatre
  • Patient Visit Slip
  • Sponsorship Details

It provides for enquiries about the patient, the patient’s location, admission, and appointment scheduling and discharge details. Furthermore, this system even takes care of package deals for a patient for a fixed cost. Medical Record keeps an abstract of clinical data about patients. It allows easy retrieval of medical records on patients.

Billing

The Patient Billing module handles all types of billing for long-term care. This module facilitates cashier and billing operations for different categories of patients like Outpatient, Inpatient and Referral. It provides automatic posting of charges related to different services like bed charges, lab tests conducted, medicines issued, consultant’s fee, food, beverage and telephone charges etc. This module provides for credit partly billing and can be seamlessly integrated with the Financial Accounting Module. The billing module is extensively flexible by which each of your billing plans can be configured to automatically accept or deny. The system is tuned to capture room and bed charges along with ancillary charges based on the sponsorship category. The Billing Screens is used for In-patient and Outpatient Billing and Invoicing. Further more the charges for various services rendered can be recorded through service module and this can be used for billing purposes.

  • Payment Modes / Details
  • Sponsorship Conditions Details
  • Patient Billing Details
  • Package Installment
  • Approval from Sponsor
  • Company Sponsorship Details
  • Package Registration
  • Sponsor Verification
  • Retroactive Processing
  • User-defined Billing Cycles
  • Automatic Room and Board Charges
  • Recurring Ancillary Charge Capability
  • Auto-generated Codes and Billing Criteria
  • Provision for Pre-billing
  • Extensive Third-party Billing
The system supports multiple reports utilizing various print options with user-defined parameters.
Financial Accounting
The Financial Accounting Module deals with Cash/Bank, Receipt/Payments, Journal Voucher and General Ledger etc. Books like Cashbook, Bankbook and Ledger book can be generated. This module generates reports like Trail Balance, Balance Sheet and Profit and Loss statement. The Financial Accounting Screens describe about the Account Payable, Account Receivable and General Ledger. Also describe the activities related to IP, OP, Bank related activities and provision to clearing the Supplier Invoice and keep track of the Account Receivable and Revenue related activities. The services that are covered by the sponsor companies, Insurance Agencies, Family Accounts, Individual Accounts, sponsorship details of the patient, Health Card Insurance are recorded in the system.

Fixed Assets

The Fixed Assetss Module deals with all the activities that are related to the Fixed Assets Part of Financial Accounting. This describe included the activities that are related to identifying an item as a Fixed Assets and then allocating depreciation, managing its movement, Maintenance, Revaluation and Disposal etc.,
Payroll
The Payroll & Personnel module deals with Pay (and deduction) calculation, printing of salary slip, salary certificates, and PF statements, Gratuity Statement and provides a monthly analysis. It deals with the maintenance of employee bio-data, Attendance / Overtime details. It also reports on absenteeism, leave encasements etc. The Personnel & Payroll department is responsible Employee Related Activities like appointing the staff, maintaining the employee database, Fixing allowances and deductions, Leave entitlements, Leave sanctions, Loan, Termination Process, Maintenance of Hospital documents, Insurance details, Tenancy Contracts and Vehicle Registration etc.
Outpatient Management
The Outpatient module serves as an entry point to schedule an appointment with the Hospital Resident Doctor or Consultant Doctor for Medical Consultations and diagnosis. This module supports doctors to take better and timely consultation decisions by providing instant access to comprehensive patient information. Patient visits are divided into New, Follow-up and Review. This module also handles requests and results of laboratory tests and other examinations. External Doctors visit to in patients can be defined as “Call on”. Some patients may avail only the hospital facilities like Lab, Radiology, Nuclear Medicine, and Physiotherapy and so on.
  • Medical Alerts Details
  • Consultation Duty Roster
  • Diagnosis Details
  • Triage Parameters
  • Patient’s Appointments
  • Daily / Weekly Schedule Summary
  • Appointment Scheduling / Rescheduling Facility
  • Outpatient Medical Observation Details
  • Investigation / Treatment History
  • Clinical Service Details
  • Group / Package Registration Facility
  • Common Billing Clinical Services
  • Doctor’s Diagnosis Statistics
Further more, Confidentiality of Doctors Observation, Previous History of Patients Visit, Online Prescription, Online Request for Investigations and so on, are the special features in Doctors Observation screen. This system calculates the cost for the services rendered to the patient and reflects in the billing module appropriately resulting in smooth billing process.
Inpatient Management
The inpatient module is designed to take care of all the activities and functions pertaining to Inpatient Management. This module automates the day-to-day administrative actives and provides instant access to other modules, which leads to a better patient care. It provides comprehensive data pertaining to Admission of Patients & Ward Management: Availability of beds, Estimation, Agreement preparation, Collection of advance, Planned admission, Emergency admission and so on. The Inpatient module also deals with Ward Management: Shifting from one ward to the other, Bed availability, Surgery, Administration of drugs, nursing notes, charge slip and so on.
  • Admission Cost Estimation
  • Admission Approval
  • Admission Request
  • Doctor Transfer Details
  • Nursing Notes
  • IP Medical Observation
  • Pending Drug Request
  • Surgery Scheduling Details
  • Discharge Notification Summary
  • Expected Date and Time of Discharge
The module tracks every visit made by the patient and caters to follow-up visits of patients, along with multiple appointments.
Pharmacy
Pharmacy module deals with the automation of general workflow and administration management process of a pharmacy. The pharmacy module is equipped with bar coding facility, which makes the delivery of medical items to the patient more efficient. This module deals with the activities such as:
  • Enquiry
  • Quotation
  • Purchase order
  • Online approval,
  • Pharmacy drug configuration
  • Pharmacy stores configuration
  • Drug issue to patients and billing
  • Unit dosage facility
  • Supplier information
  • Maintenance of drug inventory
  • Automatic reorder level setting
  • Purchase Requisitions
  • Purchase Order
  • Online request for stock from various sub-stores
  • Online stock transfer
  • Maintenance of stock at different sub-stores
  • Return of items nearing expiry
  • Destruction of expired items
  • Physical stock verification and adjustment
  • Goods receipt
  • Stock Transfer (inter store stock transfer)
  • Stock Adjustment
  • Stock in Hand reports
In addition the Online prescription facility assists and facilitates the physicians to track the patient’s prescription details and as well reflects the medication billing details in the Billing module.
General Stores
General Stores and Inventory module deals with Purchase of Items, Issue of Items, Maintenance of Stock, Automatic Reorder level Setting, Online request for stock from various sub-stores, Online stock transfer, maintenance of stock at different sub-stores, Physical stock verification and adjustment, Return of items to supplier etc.
Laboratory
The Laboratory module automates the investigation request and the process involved in delivering the results to the concerned department/doctor of the hospital. Laboratory module starts with receiving the online request from doctors and also allows laboratory personnel to generate requests. The Laboratory module supports to perform various tests under the following disciplines: Biochemistry, Cytology, Hematology, Microbiology, Serology, Neurology and Radiology. Tests are grouped under various sections and sample type (specimen). Based on the request the user can input the sample and generate the sample number. Results can be entered based on the sample type either to one test or multiple tests. If the test result requires approval, the supervisor has to approve the result and it is made available to concerned doctors.
  • Sample Result Entry
  • Test Report Entry
  • Specimen Association Details
  • Antibiotic Details
  • Result Range for Test
  • Investigation Request
  • Bulk Sample Request
  • Sample Details
  • Samples Received from External Laboratory
  • Samples Dispatch to External Reference Laboratory
  • Investigation and Treatment History
Test report can be made confidential. Tests can be performed only after the billing is done. This rule is exempted when the case is declared as Urgent. In addition, this module facilitates investigations for referral patients.
Radiology
Radiology module caters to services such as X-ray, Scanning, Ultra sound etc. Scheduling of Radiology resources is possible. The system stores all the result details of various tests and makes a Report based on the Test Results. These Tests are carried out both for Inpatient and Outpatient. The system stores all the details (like patient number, Test Report like X-Ray, Scanning details) and for each scan the system generates a unique number for the image.
Investigations can be done only after the billing is done. This rule is exempted when the case is declared as Urgent.
Nuclear Medicine
The main function of this module is to conduct the various Tests and make a report based on the Test Results and a unique number is generated for each image. The tests are carried out for Inpatient and Outpatient. Appointments have to be fixed by the Patient before the test. The concerned consultant analyses the result and makes a report based on the findings.
Physiotherapy
This module facilitates tracking the services given to patients depending on the consultant’s recommendations. Physiotherapy sessions are carried out both for Inpatient and Outpatient. Appointment has to be fixed by the patient for these sessions.
All the Appointments to the Physiotherapy will be through the consultant. There will be no direct appointment.
Dental
Dental module caters to the services rendered by the dentists. Treatment and follow-up treatments are tracked using this module. Progress readings can be recorded through this module.
Service
The service module deals with all the services available in the hospital and the charges for these services are stored through this module. There are various services that are available in the hospital can be seen in
SERVICE MASTER: This master gives the details about package details, Group detail
ROOM TYPE MASTER: This gives the details about Room Type (Ex: Private, Semi-private, Deluxe, ICU, Suite etc) and their charges.
CONSULTATION CHARGE MASTER: This gives the details about Doctor and the charges (like new visit, Follow-up, Review and Call-on).
REVENUE TYPE MASTER: This gives the predetermine charges for various service given by hospital (Like Ambulance, Anesthetists Fee, Baby Cot etc).
User Manager
The User Manager module basically deals with security through controlling the access to the information available in the application. Any user associated with a user group can access only those screens for which the user group has rights. It also deals with the System Related Activity like User Monitor, Creating User Group Master, User Master and view the User Group Lookup of employee database, Maintenance of company documents, User defined error message, Generating Daily Statistical Summary.

5.)

Greasoft Sebagai Perusahaan Pembangun Software Khusus Organisasi Nirlaba di Indonesia

Web ini banyak menyediakan fasilitas dan perangkat yang dibutuhkan untuk membuat laporan keuangan pada organisasi nirlaba sejenis yayasan ataupun LSM (NGO)di Indonesia secara cepat dan mudah.
Fasilitas download hanya diperuntukkan untuk member yang telah dikategorikan menurut kebutuhannya.

Untuk mendownload PLAKON (Software Akuntansi khusus organisasi nirlaba, LSM (NGO) di Indonesia) terbaru silakan isi nama member dengan nama lembaga masing-masing untuk mendapatkan nomor registrasi download.

Kemudian dapatkan Software Accounting for NGO(LSM) di Indonesia. Gratis..!

“Untuk klien yang memakai SANGO (Software Accounting for Non Goverment Organization) kini software tersebut sudah kami tambah featurenya untuk mengikis segala problem keuangan yang anda hadapi dewasa ini, silakan kontak kami untuk kami kirimkan update SANGO terbaru. Semua ini kami berikan cuma-cuma sebagai wujud cinta kami kepada klien yang telah bekerjasama dengan baik dengan kami. Karena kami sadar beban anda sudah sangat berat dalam melayani kemajuan masyarakat Indonesia, maka kami senantiasa untuk selalu berusaha mempermudah dan mengurangi beban pekerjaan anda. “

Software Accounting for Non Goverment Organization Version 2.0 (SANGO 2.0)

Adalah aplikasi akuntansi yang dikhususkan untuk organisasi nirlaba di Indonesia. SANGO terus berkembang hingga sekarang.

Selain kemudahan dalam penggunaan kelebihan software ini adalah jurnal yang double entry tapi berperilaku single entry dengan kolom yang tetap memakai debet dan kredit juga akun yang dapat di blok sesuai sumber dananya. Dalam laporan yang tergolong proyek (Status Anggaran dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana) dapat kita tampilkan berdasarkan jangka waktu proyek tersebut.

Laporan yang dihasilkan SANGO :

– Buku Kas
– Buku Bank
– Buku Besar
– Sub Buku Besar
– Posisi Keuangan Lembaga
– Posisi Keuangan Perdonor
– Aktivitas Lembaga
– Aktivitas Perdonor
– Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana (per periode proyek)
– Status Anggaran
– Neraca Saldo
– Cash Flow (bulanan, tahunan, perdonor)
Semua laporan ini dapat dipreview atau diexport kedalam Microsoft(R) Excel

Feature pengembangan pada SANGO 2.0 :

– Database Modulasi
– Multi data
– Otomatic Chart of Account (Coa Otomatis)
– Multi Bahasa
– Export import data
– Multi Currency
– Kemudahan dan fasilitas lainnya.

Komponen Pendukung Aplikasi :
– Greasoft Database Engine
– Greasoft virus protector

Greasoft Database Engine adalah komponen buatan Greasoft yang berfungsi sebagai tambahan kecepatan pada engine database standar. Greasoft juga mengamankan databasenya terhadap virus-virus yang menyerang database dengan bantuan Greasoft virus protector. Seiring perkembangan virus yang kian hari kian beragam proteksi terhadap virus akan diupdate jika ditemukan virus yang menyerang database tersebut dan program tidak mengenalinya.

Leave a response and help improve reader response. All your responses matter, so say whatever you want. But please refrain from spamming and shameless plugs, as well as excessive use of vulgar language.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s